Peran Etika Bisnis Islam Dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.36418/gemaekonomi.v15i1.3228Abstract
Latar Belakang: Keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari jumlah pendapatan yang dihasilkan, tetapi juga dari jumlah konsumen yang puas dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Tujuan: Penelitian ini memberikan analisis mendalam tentang peran etika bisnis Islam dalam mempengaruhi kepercayaan konsumen.
Metode: Penelitian ini memanfaatkan tinjauan literatur untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip Syariah dalam etika bisnis.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan prinsip-prinsip syariah, seperti ketuhanan (tauhid) sebagai landasan spiritual antara manusia dan Tuhannya, keadilan (al-'adl) dalam setiap transaksi yang dilakukan, manfaat (maslahah) yang ditujukan untuk kesejahteraan bersama, saling membantu (ta'awun) dengan sesama mukmin dalam kebaikan, kejujuran atau transparansi sebagai pilar integrasi, dan larangan perbuatan yang dilarang oleh Allah (riba, Gharar, dan Maysir) berdampak pada kepercayaan konsumen.
Kesimpulan: Kepercayaan ini diwujudkan dalam persepsi konsumen terhadap moral perusahaan atau pelaku usaha dalam hal penyediaan produk atau layanan yang berkualitas, serta adanya niat baik dan tulus dalam menjalankan tanggung jawab sosial di masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All right reserved. The articles in this journal are under copyright of Jurnal Gema Ekonomi and the author of this article. No part of the articles may be reproduced without permission of the journal management.
